Amarah menguasai hati
Pikiran tak lagi terkoordinir
Nafsu geram memburu
Tak sabar memuntahkan semuanya
Agar lega rasa raga
Kebutuhan yang menggunung
Dan kekurangan yang mendukung
Membuat siapapun terkurung
Termenung dalam keadaan
Untuk sesaat
Atau bakan lebih lama
Untuk insan yang tak kuat
Mungkin matilah pilihan tepat
Mengakhiri fatamorgana ganas dunia
Yang hanya kesemuan belaka.
Hati bergetar
Mengingatkan pikiran
Itu bukan akhir!
Kiamat belum datang menyapa!
Sang waktu masih berkelana
Sang waktu masih suka bermain dengan takdir
Menjebak manusia lemah ke jurang kematian
Manusia lemah...
Pikiran sadar dari kekalutannya
Menganalisa semua kemungkinan
Menganalisa semua kejadian
Hidupku tak berhenti
Sampai kuperintahkan begitu
Insan muda lahir dengan sejuta pilihan
Pilihan...pilihan...pilihan...
It’s always been it
Aku memilih
Insan muda ini menentukan nasibnya
Mengubahnya sesenang hati
I will fight!
Menangguhkan mampu yang tertanam di hati
Tertancap di pikiran
Teresap di jiwa
Terasa di raga
Implus tak lagi berjalan
Ia kini melompat di otak
Yang berbuah pola pikir ajaib
Perlahan termotivasi sendiri
Aku bukan manusia lemah
Aku insan muda
Generasi penerus bangsa
Siap mental sekeras baja
Keadaan ini tak mampu mengalahkanku!
2/3/2016 1:11 AM
~lumos~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar