Jumat, 19 Februari 2016

Sebuah Puisi (?)

Biarkan saya menuangkan segelintir kata yang melipir hati untuk sekadar memenuhi kepenuhan batin yang sedikit menyiksa jiwa. wkwkwk... :D just enjoy it (if you can) 



Amarah menguasai hati
Pikiran tak lagi terkoordinir
Nafsu geram memburu
Tak sabar memuntahkan semuanya
Agar lega rasa raga

Kebutuhan yang menggunung
Dan kekurangan yang mendukung 
Membuat siapapun terkurung
Termenung dalam keadaan 
Untuk sesaat
Atau bakan lebih lama 

Untuk insan yang tak kuat
Mungkin matilah pilihan tepat 
Mengakhiri fatamorgana ganas dunia 
Yang hanya kesemuan belaka. 

Hati bergetar
Mengingatkan pikiran
Itu bukan akhir!
Kiamat belum datang menyapa!
Sang waktu masih berkelana
Sang waktu masih suka bermain dengan takdir 
Menjebak manusia lemah ke jurang kematian
Manusia lemah... 
Pikiran sadar dari kekalutannya
Menganalisa semua kemungkinan
Menganalisa semua kejadian

Hidupku tak berhenti 
Sampai kuperintahkan begitu
Insan muda lahir dengan sejuta pilihan
Pilihan...pilihan...pilihan...
It’s always been it 

Aku memilih
Insan muda ini menentukan nasibnya
Mengubahnya sesenang hati 
I will fight! 
Menangguhkan mampu yang tertanam di hati
Tertancap di pikiran 
Teresap di jiwa 
Terasa di raga 

Implus tak lagi berjalan
Ia kini melompat di otak  
Yang berbuah pola pikir ajaib
Perlahan termotivasi sendiri 
Aku bukan manusia lemah
Aku insan muda 
Generasi penerus bangsa
Siap mental sekeras baja
Keadaan ini tak mampu mengalahkanku! 
2/3/2016 1:11 AM

 ~lumos~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar