Malam ini aku menemukan lautan bintang di bentangan langit hitam. Memang tak terlihat sebanyak di bukit, atau desa yang minim akan penerangan buah tangan manusia. Lantaran di sini-di kota gemerlap ini-mereka terlalu malu untuk menunjukan cahayanya. Tetapi malam ini berbeda. Seingatku, ini adalah kali pertama aku melihat mereka lebih berani dari biasanya.
Muncul kegembiraan dan ketenangan secara bersamaan dalam hatiku. Haru. Kali ini, aku tak bisa menghitung mereka dengan kesepuluh jari tanganku. Meskipun jarak di antara mereka terlihat jauh dan kosong, mereka masih menemani di saat tubuhku berjalan menyapa satu ke satu lainnya.
Aku tetap menatap langit. Mengagumi pesonanya. Memuja Si Pencipta kemegahannya. Indah.
Hanya beberapa detik, sudah cukup bagiku, setidaknya untuk saat ini. Aku tidak terpaku, lantas terus melanjutkan perjalananku.
Ingat, bintang-bintang itu masih di sana. Mereka bukan makhluk pendendam yang akan meninggalkan karena ditinggalkan.
Lihatlah! Ada satu yang paling berpijar. Barangkali itu adalah bintangmu. Berilah sebuah nama, jadikan ia milikmu. Maka sejauh apapun kau melangkah, kau takkan pernah kehilangannya.
Bahkan di saat matamu tak sanggup menemukannya, maka mulailah gunakan rasa. Percayalah, ia ada di sana. Karena ia akan setia bersamamu, selalu bersama langkahmu.
Dan hari ini, hari kelima di Bulan Mei, aku ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada sahabatku, ia menyebut dirinya Lumos, yang ke 18tahun. Aku berharap dan berdoa semua yang terbaik untukmu. Dan kau tahu? Aku sendiri tidak mengerti mengapa aku mengucapkannya dengan kata-kata dan gaya bahasa yang sangat dramatis ini. Barangkali memang mood-ku yang mengarahkannya.
So, Happee Birthdae Lumos! Terimakasih karena sudah membagi dunia-mu, dan menjadi tempat untukku membagi dunia-ku.
Cause we lived in Hogwarts, I guess.
Dan terakhir, semoga kau dapat menemukan bintangmu. Teruskan langkahmu, ke arah di mana jutaan bintang berkumpul, di mana di sana adalah tempat yang paling bercahaya di saat gelap berkuasa. Maka bergabunglah dengan cahayanya. Jadikan ia, sebagian dari dirimu.
Dari temannya Bintang, si pengagum langit.
-Kar-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar